You Tube
Download File

Klik 2 Kali Untuk Download

ATRIBUT ORGANISASI
AD ART Muslimat
Mekanisme & Tata Kerja
Harlah


Rumah dua lantai di Jalan Hang Tuah I No. 12 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Ahad (10/1/2015) siang itu semakin ramai dikunjungi para juru warta. Selain kehadiran Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, penyerahan 
International Organization for Standardization (ISO) 9001:2008 dari United Registar of System (URS) dan penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) bagi Klinik Hemodialisis Muslimat NU Cipta Husada (KMHCH) menjadi magnet liputan.
 

KMHCH adalah satu dari ratusan klinik yang dikembangkan Yayasan Kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKMNU). KMHCH dikelola atas kerjasama PP Muslimat NU yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa bersama PT Masa Cipta Husada. Ahad siang itu, KHCH menerima ISO sebagai Klinik berkualitas internasional dengan pelayanan terapi terbaik. Di saat yang sama, pelayanan berkualitas itu diberikan dengan cuma-cuma bagi para penderita gagal ginjal dari kalangan ekonomi bawah, penerima BPJS. Hingga saat ini, KMHCH telah melayani 70.000 dialis dengan standar mutu terbaik.  

Mahalnya terapi hemodialisa atau cuci darah, menjadi kendala bagi ratusan ribu pasien gagal ginjal di Indonesia. Kondisi ini melahirkan keprihatinan tersendiri bagi para ibu di Yayasan Kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKMNU). Maka, sejak 28 Maret tahun 2008 silam, YKMNU menyediakan layanan cuci darah murah, bahkan gratis –bagi pasien tertentu- di Klinik Bersalin Muslimat NU, yang beroperasi sejak tahun 1966, di Jalan Hang Tuah I No. 12 Kebayoran Baru Jakarta Selatan.   Seiring waktu berjalan, YKMNU menjalin kerjasama dengan PT Masa Cipta Husada untuk meningkatkan layanan hemodialisis.

Pada 29 Mei 2008, Mantan Presiden K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur) meresmikan  Klinik Hemodialisis Muslimat NU Cipta Husada (KMHCH) di rumah bersalin peninggalan wakaf K.H Saifuddin Zuhri tersebut. “Klinik ini mulanya dibangun untuk memanfaatkan tanah wakaf dari KH Syaifuddin Zuhri. Banyak Ibu-ibu sekitar Kebayoran kita bantu melahirkan di sini, karena memang sejak awal pelayanan kita diniatkan untuk membantu masyarakat kecil. Dengan biaya murah, bahkan pada kondisi tertentu gratis, namun pelayanan harus tetap berkualitas,” papar Ketua YKMNU Ny. Farida Salahuddin Wahid.  

 Banyaknya penderita gagal ginjal di Indonesia, diakui  Perhimpunan Nefrolog (ahli gagal ginjal dan hipertensi) Indonesia atau Pernefri. Tahun 2013, Pernefri merilis laporan, bahwa setiap tahun terdapat 200.000 kasus baru gagal ginjal. 150.000 orang di antaranya membutuhkan terapi cuci darah rutin. Sementara hingga saat ini, baru 100.000 pasien yang mendapat pelayanan terapi dialisis.   Kondisi tersebut menurut Farida menjadi keprihatinan tersendiri bagi para ibu di Muslimat NU. Terlebih, banyak penderita gagal ginjal di negeri ini berasal dari kalangan masyarakat ekonomi bawah. Kemudian, Muslimat NU, di bawah pimpinan Khofifah Indar Parawansa, menunjuk YKMNU untuk menyediakan  layanan terapi dialisis di salah satu klinik bersalinnya, yang saat itu berjumlah 57 klinik di seluruh Indonesia.


AGENDA
Acara Pelantikan
Muslimat NU Surabaya
Hari : MInggu
Tanggal : 2 Agustus 2015
tempat : Graha Sawunggaling
Semua Jamaah Muslimat Bisa Menghadiri Acara Tersebut .....Terima Kasih
JUDUL
..................................................
........................................

..........................
PENGUMUMAN

HARLAH MUSLIMAT NU ke 70


Muslimat NU Surabaya
Hari : Sabtu
Tanggal : 26 Maret 2016
tempat : Stadion Gajayana Malang
Seluruh Pengurus harian, pengurus Ancap sampai jajarannya Muslimat NU Surabaya dianjurkan Hadir di Acara HARLAH Muslimat NU 70
Online YM
PH Muslimat NU Arrow pointing up Dra. Hj. Lilik Fadhilah, M. Pd.I
Ketua Muslimat NU Kota Surabaya
Arrow pointing up Dra. Hj. Masfufah Hasyim Arrow pointing up Hj Siti Fatimah Arrow pointing up Hj Nur Syafa' Arrow pointing up Nyai. Hj. Chusniyah Mahfudz, BA